HASIL KERJA YAYASAN AWAL TAHUN 2021

 

SEBERKAS CAHAYA DOGIYAI BAGI BINTANG PAPUA YANG REDUP

: Bakti Yayasan Tiga Jendela Bagi Dogiyai Dan Papua.


 

Pelosok Papua banyak memiliki Bintang boleh dikatakan saat ini mulai redup dan memerlukan seberkas sinar melalui jendela kehidupan. Yayasan Tiga Jendela Bersaudara sedang berupaya bersinergi dengan Pemerintah Daerah di Papua seperti Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai dan pihak lain dalam menghadirkan seberkas cahaya melalui tiga bingkai jendela kehidupan yaitu seberkas cahaya Pendidikan melalui bingkai jendela pendidikan, Seberkas cahaya Kesehatan melalui bingkai jendela Kesehatan dan seberkas cahaya Pemberdayaan Sosial-Ekonomi melalui bingkai jendela Sosial-Ekonomi.   

Seberkas Cahaya Pendidikan yang dihadirkan melalui Kolaborasi Yayasan Tiga Jendela Bersaudara dengan Pemerintah Kabupaten Dogiyai adalah dimulai dengan keterbukaan dan kepedulian dari Bapak Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa, S.IP., M.IP dengan Bapak Wakil Bupati Oskar Makai, S.H memberikan perhatian kepada Yayasan Tiga Jendela Bersaudara dalam menghasilkan seberkas cahaya. Walaupun Seberkas dalam jumlahnya tetapi sejauh ini sudah mulai tampak menerangi beberapa bintang yang redup yang bukan hanya dari Dogiyai tetapi nyaris seluruh Papua dan Papua Barat. Yayasan ini, sejauh ini hanya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Dogiyai tetapi pelayanan bagi seluruh Papua dan Papua Barat. Artinya Pemerintah Kabupaten Dogiyai dibawah pimpinan Bupati Dumupa dan Wakil Bupati Makai sudah membiayai beberapa kegiatan Yayasan Tiga Jendela yang mulai menerangi seluruh Papua.

 

 

 

 

 

 

 

Misalnya seberkas cahaya di bidang Pendidikan diawali dengan Kegiatan Sosialis Beasiswa yang didukung penuh oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai Bapak Yudas Tebai, S.Pd., M.Si yang menghadirkan Pihak Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI, tidak tangung-tangung, Pak Yute (Sapaan akrab Bapak Yudas Tebai) membiayai acara sosialisasi selama tiga hari berturut-turut  dengan menghadirkan Gribig Darojat, SE (Kepala Divisi SDM LPDP) dan Budi Irawan, ST (Komunikasi dan Sosialiasi LPDP) untuk memberikan sosialisasi Beaiswa LPDP Kemnterian Keuangan RI di  kabupaten tetangga dimulai dari Kabupaten Nabire dilakukan Pada Tanggal 19 Maret 2019 dihadiri dan dibuka oleh Bapak Viktor Tebai, S.Sos sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Sosialisasi di Kabupaten Dogiyai sendiri berlansung keesok harinya yaitu Tanggal 20 Maret 2019 Pukul 09:00-11:00 WIT di Aula Dinas Keuangan Dogiyai. Pembiyaan dari Pemda Dogiyai berlanjut melakukan Sosialisasi di Deiyai  pada hari yang sama berlangsung pukul 13:00-15:00 WIT berlangsung di hadapan masa demo damai di Kantor Badan kepegawaian Daerah Kabupaten Deiyai dan dibuka oleh Kepala Badan Bapak Tenouye. Masih pembiayaan dari Dogiyai sosialisasi Beasiswa ini diakhiri di Danau Paniai di Kabupaten Paniai dan berlangsung sosialisasi pada Tanggal 21 Maret 2019 di Aula SMA YPPGI Enarotali dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Pania  Bapak Andi Degei, S.Pd. Sebenarnya kehadiran LPDP atas persetujuan Bupati Paniai dari keberlanjutan seminar sehari di Universitas Indonesia Bulan Februari 2019 bertepatan hari wisudah Doktoral dari dokter gigi Yohanes Tebai, tetapi saat itu Sosialisasi Berlangsung tanpa Bupati Paniai karena berhalangan betepatan dengan Banjir di Rumahnya di Sentani Jayapura (Banjir bandan Sentani tahun 2019 silam) sehingga masih dihendel oleh Pemda Dogiyai. 

Sebetulnya inisiasi Yayasan ini terbentuk dalam seminar Inisiasi Transformasi Papua di Universitas Indonesia bulan Februari 2019 bertepatan kelulusan Doktoral Yohanes Tebai, yang saat itu diundang Bupati Dogiyai dan Bupati Lainya serta Bapak Kepala Dinas Kelutan Provinsi Papua Bapak FX Mote tetapi berhalangan. Hanya dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Bupati Paniai, dr Jhon Managsang, Welem Wandik anggota DPR, James Modou, Pihak Universitas Indonesia, dan Lainya. Seminar ini meriah dan dihadiri 2000 an Mahasiswa Papua dan Mahasiswa Universitas Indonesia.  

                Keberlanjutan seberkas sinar pendidikakan untuk melakukan pembinaan Pendidikan, Pembiyaan menghadirkan Test TOEFL ITP Berlisensi  Education System Test (ETS) Amerika Serikat di Papua khsuusnya Meepago dibiayai penuh oleh Bapak Bupati Yakobus Dumupa, S.IP., M.IP pada Tanggal 28 April 2021 dari Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire berhasil Yayasan Tiga Jendela Bersaudara sebagai perdana berhasil  menghadirkan Test TOEFL ITP dari Nabire diikuti oleh tiga peserta yaitu dua dari kabupaten Dogiyai atas nama Piet Yobee dan Periksa Tebai serta satu orang dari Kabupaten Paniai Zefanya  Mon Tenouye.

 Tanggal 28 April 2021 adalah tanggal yang secara resmi ETS Amerika melalui UNJ memberikan ijin kepada Yayasan Tiga Jedea Bersaudara untuk mulai bisa lakukan tets TOEFL ITP dari Papua dan Khsuusnya Meepago sehingga tanggal 28 April 2021 dipilih sebagai tanggal dimulainya proses pelayanan seberkas cahaya beasiswa dan Pendidikan bagi Papua khususnya wilayah Adat Meepago yang sponsori oleh pemerintah Kabupaten Dogiyai, Yayasan Kho dan didukung Oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire sebagai ijin pengunaan Tempat. Bagi yang memerlukan sertifikat TOEFL Yayasan Tiga Jendela selalu membuka pendafataran dan test yang dilakukan setiap hari Rabu di sepanjang tahun 2021 dari Nabire, info selanjutnya di wa 081295355750. Pada Tanggal 28 April 2021 juga berlangsung Seminar Online bertema Pendidikan dan Beasiswa bagi Meepago, semua Bupati di Wilayah Meepago telah diundang panitia dari Pihak Yayasan Tiga Jendela tetapi hanya Bupati Dogiyai yag berkenaan hadir Bersama narasumber utama Direktur Jenderal Pendidikan Tinggai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Nizam serta pembicara lainya. Hal ini diapresiasi bahwa Bapak Bupati Dumupa  dan Wakil Bupati Makai dengan visi Dogiyai Bahagia memiliki perhatian serius tentang beasiwa dan Pendidikan.

 

Pada Tanggal 28 April juga secara resmi Yayasan Tiga Jendela melepaskan Hasil Kerja yang spektakuler yaitu hasil binaan siswi Asli Papua yang berhasil Yayasan Bina sehingga lolos Beasiswa Yayasan Kho sebanyak 18 orang  dari 140 siswi seluruh pulau Papua dan lagi-lagi didukung juga oleh Pemerintah Kabupaten Dogiyai  untuk meneragi seluruh Papua karena beasiwa ini memiliki perwakilan untuk beberap kabupaten seperti Kabupaten Paniai atas nama Olike Gobai akan kuliah gratis di Jurusan Farmasi, Kabupaten Deiyai atas nama Olinda Pakage dari SMK Anigou yang akan kuliah di Farmasi, Ina Selegani dari Kabupaten Intan Jaya akan kuliah gartis di Peternakan/Perikanan, Mariana Kiwak dari Kabupaten Puncak akan kuliah gratis di Farmasi, Tresia G dari Kabupaten Nabire akan kuliah gartis di Pertanian, Telaviv Mauri dari Serui akan kuliah gratis  di Farmasi, Efelin Somboligik dari Kabupaten Merauke akan kuliah gratis di Jurusan Gizi, Marlian Kossay dari Kabupaten Jayawijaya akan kuliah gartis di Jurusan Gizi, Nova Jitmau dari Kabupaten Maibrat Papua Barat akan kuliah Gratis di Pertanian. Terakhir 10 orang dari Kabupaten Dogiyai sebagai tuan rumah yaitu sebanyak 9 oarang memilih kuliah di jurusan peternakan dan pertanian.  Mulai Tahun 2022, selain dengan pemerintah Kabupaten lain serta kabupaten dogiyai,  Yayasan akan intens bina Jurusan Farmasi dan Gizi dengan Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Doktor Robby Kayame, S.K.M., M.Kes. Hal ini Yayasan sinergikan untuk rencana Bapak Bupati Dumupa dalam pengembangan Konsep Kawasan Agrotenologi Dogiyai yang akan dimulai Tahun 2021 ini di Kabupaten  Dogiyai yang didorong untuk menjadikan Kabupaten Dogiyai sebagai sentra pengembangan Agroteknologi dan pUsat Penghasil Hasil pertanian dan peternakan bagi kabupaten sekitarnya. Dari 9 Orang siswi asli Dogiyai yang akan kuliah gratis dari biaya Yayasan Kho Jakarta 4 siswi diantaranya akan berkuliah di Universitas wiyata Mandala Nabire dan mulai semester empat akan menerapkan ilmunya kepada masyarakat sesuai bidang ilmu. Hal ini sesuai kenteuan pemberi beasiswa yanitu Yayasan kho Jakarta.

 

Tanggal 28 April 2021 sebagai pembukaan gerbang beasiswa Bagi Papua, Yayasan Tiga Jendela siap memfasilitasi beassiwa S1, S2, dan S3 ke dalam dan luar Negeri beserta Test Toefl resmi ETS Amerika atas dukungan pemerintah Papua terutama Pemerintah Kabupaten Dogiya. Kami juga masih mengharapkan dukungan dan sinergi dari Pemerintah Kabupaten Lainya seperti Kabupaten Dogiyai.

Apabila ada yang ingin berkuliah dengan beasiswa silahkan hubungi Yayasan Jendela setiap  Bulan Januari dalam tahun berjalan atau diwaktu lain. Untuk mengatasi kekosongan guru di Papua, Yayasan Tiga Jendela sudah merangcang suatu system sekolah yang cocok di Daerah kekurangan guru. Saat ini Yayasan masih menunggu dukungan untuk penerapan system ini.

Yayasan tiga Jendela juga berencana membuka Pemdidikan Berpola Asrama yang menghasilkan generasimuda lulusan yang langsung tembus beasiswa bukan menghasilkan lulusan yang kesulitas beasiswa. Untuk kepentingan hal ini Yayasan Tiga Jendela masih memerlukan bantuan moril dan  donatur materi demi generasi emas Papua untuk menagnu Indonesia dari Papua.

Bidang Kerja Kesehatan akan dimulai dengan sosialisasi Program Satu Keluarga Satu Instruktur. Masih menunggu kolaborasi pihak lain untuk memulainya. Bidang Sosial dan Pemberdayaan ekonomi sudah dimulai dengan Promosi Pariwisata dan Noken Anggrek Ke Negara Swiss didukung Oleh Bupati Dumupa diwakili oleh Mr,Andereg dari Pusat Promosi Swadaya Swiss.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELAYANAN PENDIDIKAN

ALASAN HADIRNYA YAYASAN TIGA JENDELA BERSAUDARA

PELAYANAN KESEHATAN