HASIL KERJA YAYASAN AWAL TAHUN 2021
SEBERKAS CAHAYA DOGIYAI BAGI BINTANG PAPUA YANG
REDUP
: Bakti Yayasan Tiga Jendela Bagi Dogiyai Dan
Papua.
Pelosok
Papua banyak memiliki Bintang boleh dikatakan saat ini mulai redup dan
memerlukan seberkas sinar melalui jendela kehidupan. Yayasan Tiga Jendela
Bersaudara sedang berupaya bersinergi dengan Pemerintah Daerah di Papua seperti
Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai dan pihak lain dalam menghadirkan seberkas
cahaya melalui tiga bingkai jendela kehidupan yaitu seberkas cahaya Pendidikan
melalui bingkai jendela pendidikan, Seberkas cahaya Kesehatan melalui bingkai
jendela Kesehatan dan seberkas cahaya Pemberdayaan Sosial-Ekonomi melalui
bingkai jendela Sosial-Ekonomi.
Misalnya
seberkas cahaya di bidang Pendidikan diawali dengan Kegiatan Sosialis Beasiswa
yang didukung penuh oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai Bapak Yudas
Tebai, S.Pd., M.Si yang menghadirkan Pihak Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan
(LPDP) Kementerian Keuangan RI, tidak tangung-tangung, Pak Yute (Sapaan akrab
Bapak Yudas Tebai) membiayai acara sosialisasi selama tiga hari berturut-turut dengan menghadirkan Gribig Darojat, SE (Kepala
Divisi SDM LPDP) dan Budi Irawan, ST (Komunikasi dan Sosialiasi LPDP) untuk
memberikan sosialisasi Beaiswa LPDP Kemnterian Keuangan RI di kabupaten tetangga dimulai dari Kabupaten
Nabire dilakukan Pada Tanggal 19 Maret 2019 dihadiri dan dibuka oleh Bapak
Viktor Tebai, S.Sos sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Sosialisasi
di Kabupaten Dogiyai sendiri berlansung keesok harinya yaitu Tanggal 20 Maret
2019 Pukul 09:00-11:00 WIT di Aula Dinas Keuangan Dogiyai. Pembiyaan dari Pemda
Dogiyai berlanjut melakukan Sosialisasi di Deiyai pada hari yang sama berlangsung pukul
13:00-15:00 WIT berlangsung di hadapan masa demo damai di Kantor Badan
kepegawaian Daerah Kabupaten Deiyai dan dibuka oleh Kepala Badan Bapak Tenouye.
Masih pembiayaan dari Dogiyai sosialisasi Beasiswa ini diakhiri di Danau Paniai
di Kabupaten Paniai dan berlangsung sosialisasi pada Tanggal 21 Maret 2019 di
Aula SMA YPPGI Enarotali dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Pania Bapak Andi Degei, S.Pd. Sebenarnya kehadiran
LPDP atas persetujuan Bupati Paniai dari keberlanjutan seminar sehari di
Universitas Indonesia Bulan Februari 2019 bertepatan hari wisudah Doktoral dari
dokter gigi Yohanes Tebai, tetapi saat itu Sosialisasi Berlangsung tanpa Bupati
Paniai karena berhalangan betepatan dengan Banjir di Rumahnya di Sentani
Jayapura (Banjir bandan Sentani tahun 2019 silam) sehingga masih dihendel oleh
Pemda Dogiyai.
Sebetulnya
inisiasi Yayasan ini terbentuk dalam seminar Inisiasi Transformasi Papua di
Universitas Indonesia bulan Februari 2019 bertepatan kelulusan Doktoral Yohanes
Tebai, yang saat itu diundang Bupati Dogiyai dan Bupati Lainya serta Bapak
Kepala Dinas Kelutan Provinsi Papua Bapak FX Mote tetapi berhalangan. Hanya
dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Bupati Paniai, dr Jhon Managsang,
Welem Wandik anggota DPR, James Modou, Pihak Universitas Indonesia, dan Lainya.
Seminar ini meriah dan dihadiri 2000 an Mahasiswa Papua dan Mahasiswa
Universitas Indonesia.
Keberlanjutan seberkas sinar
pendidikakan untuk melakukan pembinaan Pendidikan, Pembiyaan menghadirkan Test
TOEFL ITP Berlisensi Education System
Test (ETS) Amerika Serikat di Papua khsuusnya Meepago dibiayai penuh oleh
Bapak Bupati Yakobus Dumupa, S.IP., M.IP pada Tanggal 28 April 2021 dari Aula
Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire berhasil Yayasan Tiga Jendela Bersaudara sebagai
perdana berhasil menghadirkan Test TOEFL
ITP dari Nabire diikuti oleh tiga peserta yaitu dua dari kabupaten Dogiyai atas
nama Piet Yobee dan Periksa Tebai serta satu orang dari Kabupaten Paniai Zefanya Mon Tenouye.
Tanggal 28 April 2021 adalah tanggal yang
secara resmi ETS Amerika melalui UNJ memberikan ijin kepada Yayasan Tiga Jedea
Bersaudara untuk mulai bisa lakukan tets TOEFL ITP dari Papua dan Khsuusnya
Meepago sehingga tanggal 28 April 2021 dipilih sebagai tanggal dimulainya
proses pelayanan seberkas cahaya beasiswa dan Pendidikan bagi Papua khususnya
wilayah Adat Meepago yang sponsori oleh pemerintah Kabupaten Dogiyai, Yayasan
Kho dan didukung Oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire sebagai ijin pengunaan
Tempat. Bagi yang memerlukan sertifikat TOEFL Yayasan Tiga Jendela selalu
membuka pendafataran dan test yang dilakukan setiap hari Rabu di sepanjang
tahun 2021 dari Nabire, info selanjutnya di wa 081295355750. Pada Tanggal 28
April 2021 juga berlangsung Seminar Online bertema Pendidikan dan Beasiswa bagi
Meepago, semua Bupati di Wilayah Meepago telah diundang panitia dari Pihak
Yayasan Tiga Jendela tetapi hanya Bupati Dogiyai yag berkenaan hadir Bersama
narasumber utama Direktur Jenderal Pendidikan Tinggai Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan RI Prof. Nizam serta pembicara lainya. Hal ini diapresiasi bahwa
Bapak Bupati Dumupa dan Wakil Bupati
Makai dengan visi Dogiyai Bahagia memiliki perhatian serius tentang beasiwa dan
Pendidikan.
Pada
Tanggal 28 April juga secara resmi Yayasan Tiga Jendela melepaskan Hasil Kerja
yang spektakuler yaitu hasil binaan siswi Asli Papua yang berhasil Yayasan Bina
sehingga lolos Beasiswa Yayasan Kho sebanyak 18 orang dari 140 siswi seluruh pulau Papua dan
lagi-lagi didukung juga oleh Pemerintah Kabupaten Dogiyai untuk meneragi seluruh Papua karena beasiwa
ini memiliki perwakilan untuk beberap kabupaten seperti Kabupaten Paniai atas
nama Olike Gobai akan kuliah gratis di Jurusan Farmasi, Kabupaten Deiyai atas
nama Olinda Pakage dari SMK Anigou yang akan kuliah di Farmasi, Ina Selegani
dari Kabupaten Intan Jaya akan kuliah gartis di Peternakan/Perikanan, Mariana
Kiwak dari Kabupaten Puncak akan kuliah gratis di Farmasi, Tresia G dari
Kabupaten Nabire akan kuliah gartis di Pertanian, Telaviv Mauri dari Serui akan
kuliah gratis di Farmasi, Efelin
Somboligik dari Kabupaten Merauke akan kuliah gratis di Jurusan Gizi, Marlian
Kossay dari Kabupaten Jayawijaya akan kuliah gartis di Jurusan Gizi, Nova Jitmau
dari Kabupaten Maibrat Papua Barat akan kuliah Gratis di Pertanian. Terakhir 10
orang dari Kabupaten Dogiyai sebagai tuan rumah yaitu sebanyak 9 oarang memilih
kuliah di jurusan peternakan dan pertanian. Mulai Tahun 2022, selain dengan pemerintah
Kabupaten lain serta kabupaten dogiyai,
Yayasan akan intens bina Jurusan Farmasi dan Gizi dengan Bapak Kepala
Dinas Kesehatan Provinsi Doktor Robby Kayame, S.K.M., M.Kes. Hal ini Yayasan
sinergikan untuk rencana Bapak Bupati Dumupa dalam pengembangan Konsep Kawasan
Agrotenologi Dogiyai yang akan dimulai Tahun 2021 ini di Kabupaten Dogiyai yang didorong untuk menjadikan
Kabupaten Dogiyai sebagai sentra pengembangan Agroteknologi dan pUsat Penghasil
Hasil pertanian dan peternakan bagi kabupaten sekitarnya. Dari 9 Orang siswi
asli Dogiyai yang akan kuliah gratis dari biaya Yayasan Kho Jakarta 4 siswi
diantaranya akan berkuliah di Universitas wiyata Mandala Nabire dan mulai
semester empat akan menerapkan ilmunya kepada masyarakat sesuai bidang ilmu.
Hal ini sesuai kenteuan pemberi beasiswa yanitu Yayasan kho Jakarta.
Tanggal 28
April 2021 sebagai pembukaan gerbang beasiswa Bagi Papua, Yayasan Tiga Jendela
siap memfasilitasi beassiwa S1, S2, dan S3 ke dalam dan luar Negeri beserta
Test Toefl resmi ETS Amerika atas dukungan pemerintah Papua terutama Pemerintah
Kabupaten Dogiya. Kami juga masih mengharapkan dukungan dan sinergi dari
Pemerintah Kabupaten Lainya seperti Kabupaten Dogiyai.
Apabila
ada yang ingin berkuliah dengan beasiswa silahkan hubungi Yayasan Jendela
setiap Bulan Januari dalam tahun
berjalan atau diwaktu lain. Untuk mengatasi kekosongan guru di Papua, Yayasan
Tiga Jendela sudah merangcang suatu system sekolah yang cocok di Daerah
kekurangan guru. Saat ini Yayasan masih menunggu dukungan untuk penerapan system
ini.
Yayasan
tiga Jendela juga berencana membuka Pemdidikan Berpola Asrama yang menghasilkan
generasimuda lulusan yang langsung tembus beasiswa bukan menghasilkan lulusan
yang kesulitas beasiswa. Untuk kepentingan hal ini Yayasan Tiga Jendela masih
memerlukan bantuan moril dan donatur
materi demi generasi emas Papua untuk menagnu Indonesia dari Papua.
Bidang
Kerja Kesehatan akan dimulai dengan sosialisasi Program Satu Keluarga Satu
Instruktur. Masih menunggu kolaborasi pihak lain untuk memulainya. Bidang
Sosial dan Pemberdayaan ekonomi sudah dimulai dengan Promosi Pariwisata dan
Noken Anggrek Ke Negara Swiss didukung Oleh Bupati Dumupa diwakili oleh
Mr,Andereg dari Pusat Promosi Swadaya Swiss.
Komentar
Posting Komentar